Minggu, 18 Juli 2010

Dongeng Dumdum di Gramedia Pejaten Village

Dumdum mau sarapan...
Siang itu Erna diminta oleh penerbit Puspa Swara untuk membawakan dongeng "Dumdum Si Gajah Kecil" untuk yang kedua kalinya.  Pentas dongeng Erna kali ini diiringi Andie Anakotta (ilustrator Dumdum Si Gajah Kecil dan Delfina dan Hiu Mulut Lebar) pada gitar dan Ruslan Leo (ilustrator Pavo, Pada Festival TahunanLika, Si Belang dari Batukaru dan Ora, Si Penjaga Pulau Komodo) pada perkusi dan vokal, sedangkan MC dari Indria Pustaka masih tetap sama dengan penampilan sebelumnya yaitu Kak Dedik.


Joget bareng Dumdum, Alto dan Ipit...

"Tubuh besar, telinganya lebar..."
Dumdum tadi janji apa sama Ipit?



Si Ipit marah-marah!
Andie & Ruslan
Yang membuat dongeng kali ini berbeda adalah acara joget bersaam Dumdum.  Tapi acara membuat sarang dan tantangan menyanyi tentu saja masih ada.  Semua yang hadir gembira:  menari, menyanyi dan berinteraksi.  Senang sekali ^_^

Siapa bilang anak Indonesia tidak punya lagu sendiri?

Minggu, 04 Juli 2010

Dongeng Dumdum di Pesta Buku Jakarta

Tantangan menyanyi: peserta berebut tampil :)
Yuk, bantu Dumdum membangun sarang
Minggu pagi yang cerah.  Giliran Kak Erna dan Kak Epi membawakan dongeng "Dumdum Si Gajah Kecil."

Properti yang digunakan Kak Erna adalah boneka gajah yang disarungkan di tangan, boneka burung pipit dan semut yang dijahit sendiri, serta daun-daun bambu untuk membangun sarang burung bersama-sama.  Seru kan?  Sebelum acara mendongeng dimulai, adik-adik bisa menonton video klip "Gajah, Elephants" karya Kak Ratih, Kak Erna & Kak Andie di LCD yang disediakan penerbit Puspa Swara.

Dongeng berjalan seru.  Penonton makin banyak dan adik-adik sangat bersemangat menyimak dongeng Kak Erna yang penuh tepukan ritmis.  Apalagi waktu semua yang hadir membantu Si Dumdum membangun sarang untuk Ipit.  Wah, seru deh...

Sabtu, 03 Juli 2010

Dongeng Delfina di Pesta Buku Jakarta, Istora Senayan

Epi & Ratih
Sejak Pemred dari penerbit Puspa Swara, Benedicta Stella, memberi kami order untuk mendongeng dalam rangka promo cergam seri Satwa Dwi Bahasa, kami melakukan persiapan secara intens:  menggarap aransemen, merekam lagu dalam versi full dan minus one, berlatih mendongeng dan membuat properti.

Hampir seminggu penuh sepulang kantor kami melakukan aneka persiapan.  Sementara Erna menjahit burung pipit dan semut serta mengedit video klip, Epi dan Ratih membuat wayang hewan laut.

wayang hewan laut
Sabtu pagi itu grogi.  Maklumlah, pentas perdana.  Kami sempat disetop polantas karena lupa mengenakan sabuk pengaman (jangan ditiru!) dan kami memilih meluncur sekencang-kencangnya karena khawatir terlambat.  Tiba di lokasi, dengan menggotong gitar dan poster berisi lirik lagu kami menuju stand Puspa Swara.  Di sana kami sudah disambut oleh editor, MC dan petugas sound yang sangat akomodatif dan memudahkan segala urusan kami.  Terima kasih, tim Indria Pustaka *_^.

Ih, ada yang melet....

"Delfina & Hiu Mulut Lebar"
Alhamdulillah, pertunjukan berjalan lancar.  Adik-adik yang hadir semua terhibur--menyimak dengan baik, berebut menjawab pertanyaan dan berebut maju ke depan untuk tampil menyanyi.  Karena dongeng hari itu tentang Delfina, maka kami membawakan lagu "Lumba-Lumba."  

Siapa bilang anak Indonesia tidak punya lagu sendiri?