![]() |
| Ayman dan Buckwheat |
Satu hal yang bisa kita teladani dari anak-anak: kadang kita hanya perlu saling mendengar untuk bisa saling mengerti. Bahasa yang sama bukan jaminan kelancaran komunikasi.
Foto ini diambil saat keponakan saya Ayman baru berusia dua tahun. Anak perempuan di sebelahnya adalah Widi yang berusia lima tahun. Kami berkenalan dengannya saat kami sedang berkunjung ke Jogja menghadiri pernikahan sepupu saya Yusa. Atas nama sopan santun, orang-orang menyuruh Ayman memanggilnya 'mbak.' Bagi Ayman yang sedang belajar bicara dan sama sekali belum terpapar bahasa Jawa, mengucapkan 'Mbak Wid' mungkin bukan hal yang mengasyikkan. Karenanya, supaya lebih keren, yang dia ucapkan adalah 'Buckwheat' dengan logat Amrik abeees *sotoy, ponakan siapa sih?"*
Foto ini diambil saat keponakan saya Ayman baru berusia dua tahun. Anak perempuan di sebelahnya adalah Widi yang berusia lima tahun. Kami berkenalan dengannya saat kami sedang berkunjung ke Jogja menghadiri pernikahan sepupu saya Yusa. Atas nama sopan santun, orang-orang menyuruh Ayman memanggilnya 'mbak.' Bagi Ayman yang sedang belajar bicara dan sama sekali belum terpapar bahasa Jawa, mengucapkan 'Mbak Wid' mungkin bukan hal yang mengasyikkan. Karenanya, supaya lebih keren, yang dia ucapkan adalah 'Buckwheat' dengan logat Amrik abeees *sotoy, ponakan siapa sih?"*












